Pernah nggak kita merasa seolah-olah semuanya baik-baik saja, wajah tetap tenang, tapi di dalam hati rasanya kosong atau hampa. Banyak dari kita yang sering "mengubur" perasaan sedih, marah, atau kecewa supaya terlihat kuat atau karena merasa nggak punya tempat untuk bercerita. Dalam psikologi, kondisi ini disebut dengan Emotional Suppression . Kedengarannya mungkin seperti cara yang rapi untuk tetap kalem, tapi sebenarnya, memendam emosi itu punya "harga" yang sangat mahal bagi kesehatan mental kita. Mengapa Memendam Emosi Itu Berbahaya Menurut James Gross , seorang pakar psikologi dari Stanford University , menekan emosi justru menguras energi otak kita. Gross menjelaskan bahwa ketika kita mencoba menyembunyikan perasaan, kita sebenarnya sedang melakukan kerja keras mental yang luar biasa. Akibatnya kita jadi gampang lelah secara fisik dan sulit berkonsentrasi karena memori jangka pendek terganggu oleh "beban" emosi tersebut. Selain itu, seorang psikote...
Blog ini membahas seputar ilmu psikologi pendidikan Islam