Belakangan ini, istilah brain rot atau "pembusukan otak" menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna media sosial. Meskipun terdengar seperti istilah slang, fenomena ini merujuk pada kondisi medis dan psikologis yang nyata terkait penurunan kualitas fungsi otak akibat paparan konten digital yang berlebihan. Berikut adalah penjelasan mengenai apa itu brain rot, gejala yang muncul, serta langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan. Apa yang Dimaksud dengan Brain Rot? Secara konseptual, brain rot bukanlah sebuah penyakit fisik di mana jaringan otak mengalami pembusukan. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi penurunan fungsi kognitif dan daya konsentrasi seseorang akibat terlalu sering mengonsumsi konten internet yang bersifat dangkal, repetitif, dan tidak memberikan stimulus intelektual. Ketika seseorang terpapar konten singkat secara terus-menerus (seperti video pendek berdurasi hitungan detik), otak terbiasa mendapatkan stimulasi dopamin instan. Hal ini men...
Blog ini membahas seputar ilmu psikologi pendidikan Islam