Begitu mereka mulai membuka diri, kita akan mendengarkan kisah-kisah hidup yang sengaja disembunyikan dari dunia. Mulai dari trauma masa lalu, kegagalan yang menyakitkan, hingga ruang hampa dalam diri yang tidak bisa diisi oleh apapun. Di titik itulah rasa iri di dalam diri kita seketika menguap dan berganti menjadi rasa hormat, sebab kita melihat bagaimana mereka berhasil bertahan sejauh ini.
Dari percakapan tersebut menjadi pengingat bahwa hidup ini sebenarnya adil dalam cara yang tidak terduga. Kita kerap merasa menjadi satu-satunya orang yang paling malang, padahal di balik perasaan yang tertutup, setiap orang sedang memeluk badai dan pergulatannya masing-masing.
Pada akhirnya, tidak ada hidup yang benar-benar sempurna di dunia ini. Yang ada hanyalah manusia-manusia tangguh yang memilih untuk terus melangkah, meski kaki mereka penuh dengan luka.
Leh~

Komentar
Posting Komentar